Hukum mempelajari bahasa Inggris

Tanya :
Mempelajari bahasa inggris itu hukumnya halal atau haram?

Jawab :
Kalau ada kebutuhan duniawi atau dibutuhkan oleh agama untuk mempelajari
bahasa inggris atau bahasa-bahasa asing lainnya, boleh-boleh saja mempelajarinya.
Tetapi kalau tidak ada keperluan, dilarang mempelajarinya.
(Fataawa al-Lajnah ad-Daaimah lil-Buhuts al-'Ilmiyyah Wal-Iftaa, Lembaga tetap
pengkajian ilmiah dan riset fatwa Saudi Arabia Jilid XII hal 133)

Tanya :
Apa perbedaan antara menjadikan orang-orang kafir sebagai wali, dengan tolong
menolong dengan mereka?

Jawab:
Berwali atau mengambil mereka sebagai penolong artinya untuk saling tolong dan
saling bantu dalam urusan-urusan kekafiran mereka. Misalnya menolong
orang-orang kafir itu memerangi kaum muslimin. Misalnya orang-orang kafir itu
memerangi satu negeri Islam. Lalu sebagian kaum muslimin menolong dan
membantu mereka untuk memerangi negara tersebut, baik itu dengan senjata atau
hal lain yang dapat membantu memerangi kaum muslimin. Itu termasuk
menjadikan mereka sebagai wali. Itu juga termasuk bertolong-tolongan dengan
mereka. Karena yang dimaksud menjadikan mereka sebagai wali atau
bertolong-tolongan (yang diharamkan) dengan mereka adalah tolong-tolong dalam
memerangi kaum muslimin. Adapun meminta pertolongan dari mereka, itu kembali
kepada kemaslahatan. Kalau ada kemaslahatannya, tidak mengapa. Dengan syarat,
kita tetap harus mengkhawatirkan kejahatan mereka, tipu daya dan makar
mereka. Kalau tidak ada kemaslahatannya, tidak boleh meminta tolong kepada
mereka, karena pada dasarnya mereka tidak memiliki kebaikan sama sekali.
(Dinukil dari Muhadhoroh terbuka Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin hal. 20)

Sponsor link:


Share on Google Plus

About Berita Islam

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar