Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Perkembangan Faham Salaf dan latar belakangnya

Gambar
Usaha menghidupkan jejak Ahli Salaf itu terjadi dalam abad ke-empat Hijriyah, dalam abad-abad di mana aliran-aliran faham baru timbul dalam kalangan umat Islam. Kemudian datang pula Ibnu Taimiyyah dalam abad ke7 H. Ini dipelopori oleh ulama-ulama Hanbali yang mengaku bahwa pendapat-pendapat mereka itu adalah berasal daripada pendapat-pendapat Imam Ahmad bin Hanbal, yang sebenarnya menghidupkan keyakinan Salaf itu, serta memerangi pendirian-pendirian yang lain.
   Perkembangan faham Salaf ini lekas menjalar ke seluruh semenanjung Arab, terutama dalam abad ke12 H, terutama pula karena digerakkan oleh seorang ulama besar Muhammad bin Abdul Wahhab, berasal dari Nejed di tengah-tengah semenanjung Arab itu.
    Untuk mengetahui bangkitnya faham Salaf, perlu tahu latar belakangnya. Abu Bakar Atjeh menyebutkan, di antaranya adalah perlakuan penguasa Mu’tazilah yang dhalim lagi kejam terhadap ulama yang tidak pro Mu’rtazilah.
   Pada waktu Mu’tazilah sedang berkuasa, lanjut Abu Baka…

Pengertian Kiyai

Gambar
Dalam buku Kiai Penghulu Jawa, Peranannya di Masa Kolonial, Drs H Ibnu Qoyim Isma’il MS menjelaskan sebagai berikut:    Di tengah perkembangan masyarakat Indonesia pada umumnya dijumpai beberapa gelar sebutan yang diperuntukkan bagi ulama. Misalnya, di daerah Jawa Barat (Sunda) orang menyebutnya Ajengan, di wilayah Sumatera Barat disebut Buya, di daerah Aceh dikenal dengan panggilan Teungku, di Sulawesi Selatan dipanggil dengan nama Tofanrita, di daerah Madura disebut dengan Nun atau Bendara yang disingkat Ra, dan di Lombok atau seputar daerah wilayah Nusa Tenggara orang memanggilnya dengan Tuan Guru. Khusus bagi masyarakat Jawa, gelar yang diperuntukkan bagi ulama anatara lain Wali. Gelar ini biasanya diberikan kepada  ulama yang sudah mencapai tingkat yang tinggi, memiliki kemampuan pribadi yang luar biasa.
  Sering pula para wali ini dipanggil dengan Sunan (Susuhunan), seperti halnya para raja. Gelar lainnya ialah Panembahan, yang diberikan kepada ulama yang lebih ditek…